Pages

Makalah Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Terhadap Aktivitas Belajar Siswa.

Respons: 0 comments


KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena dengan izin dan ridho-Nya makalah ini dapat  diselesai. Sholawat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. yang telah membawa kedamaian dan rahmat bagi semesta alam.

Makalah  ini disusun untuk memenuhi tugas mandiri dari mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Dan terimakasih kami ucapkan kepada guru yang  membimbing, dan teman-teman yang ikut serta dalam penyusunan makalah yang berjudul  tentang Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Terhadap Aktivitas Belajar Siswa.

Kami berharap makalah ini sedikit banyaknya memberikan manfaat khususnya bagi penyusun sendiri umumnya bagi semuanya. Akhirnya kepada Allah juga penyusun memohon ampun, kalau sampai terjadi kesalahan dan kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Besar harapan kami atas masukan guna perbaikan isi materi dari makalah ini.



Penyusun















DAFTAR ISI

KATA  PENGANTAR                                                                                           
DAFTAR ISI                                                                                                            
BAB I : PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang                                                                                               
B.     Identifikasi                                                                                                     
C.     Pembatasan                                                                                                    
D.    Perumusan                                                                                                      
E.     Tujuan dan Kegunaan Penelitian                                                                   

BAB II  KERANGKA TEORI DAN KERANGKA BERFIKIR
A.    Kerangka Teori                                                                                              
B.     Kerangaka Berfikir                                                                                        

BAB III : METODOLOGI PENELITIAN
A.    Sasaran, Waktu dan Lokasi Penelitian                                                           
B.     Metodologi Penelitian                                                                                    
C.     Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel                                                    
D.    Instrument Penelitian (termasuk uji coba instrumen)                                     
E.     Teknik Pengumpulan Data                                                                             
DAFTAR PUSTAKA












BAB I
PENDAHULUAN

A.        Latar Belakang Masalah
Belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses interaksi edukatif antara guru dan siswa. Tujuan dari interaksi edukatif tersebut meliputi tiga aspek, yakni aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Untuk mencapai tujuan secara baik, diperlukan peran maksimal dari seorang guru, baik dalam penyampaian materi, penggunaan metode, pengelolaan kelas dan sebagainya. Selain itu, diharapkan kepada guru untuk lebih kreatif untuk melakukan kegiatan pendukung pembelajaran didialam kelas salah satu kegiatan pendukung yang dimaksud adalah kegiatan ekstrakurikuler.

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilaksanakan diluar jam pelajaran. Kegiatan ekstrakurikuler ini dapat dilakukan disekolah maupun diluar sekolah tergantung dengan kebutuhan dan kesesuaian jenis kegiatan ekstrakurikuler.

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dapat menunjang kegiatan belajar siswa, termasuk kegiatan yang dapat menunjang aktivitas belajar siswa dikelas. Dugaan ini terbukti dari hasil prasurvey yang peneliti lakukan di salah satu sekolah di daerah Jakarta Timur. Dari prasurvey tersebut, peneliti menemukan sebagian siswa yang sering mengikuti kegiatan OSIS, pesantern kilat, pramuka, dan sebagainya juga aktif berpartisifasi dalam kegiatan belajar di kelas.

Berdasarkan hasil prasurvey diatas terlihat adanya pengaruh yang positif dari kegiatan ekstrakurikuler terhadap aktivitas belajar siswa dikelas. Untuk membuktikan dugaan dari prasurvey tersebut peneliti merasa tertarik untuk menelitinya dengan judul: Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Aktivitas Belajara Siswa pada Mata Pelajaran di kelas.
B.     Identifikasi masalah
Merujuk pada latar belakang masalah di atas maka dapat di identifikasi beberapa masalah yang berkaitan dengan latar belakang diatas :
1.      Apakah ada pengarauh terhadap perstasi belajar sisiwa pada mata pelajaran di kelas setelah mengikuti kegiatan Ekstrakulikuler?
2.      Apakah terdapat hubungan antara kegiatan Ekstarkulikuler pada prestasi belajar Siswa?

C.    Pembatasan Masalah
Karena keterbatasan dari segi waktu, kesempatan dan kemampuan peneliti, maka penilitian ini hanya membahas tentang pengaruh dan hubungan antara kegiatan ekstrakulikuler dengan prestasi belajar sisiwa di salah satu sekolah di daerah Jakarta Timur.

D.    Perumusan
Dari uraian dan prasurvey diatas, maka dapat dirumuskan permasalahannya dalam penelitian diatas sebagai berikut:
1.      Bagaimana Kegiatan Ekstrakurikuler pada Mata Pelajaran di kelas ?
2.      Bagaimana Aktivitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran di kelas ?
3.      Apakah terdapat Pengaruh yang Signifikant antara Kegiatan Ekstrakulikuler terhadap Aktivitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran di kelas ?
E.     Tujuan Dan Kegunaan Penelitian

a)      Tujuan Penelitian
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menemukan Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Aktivitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran di kelas. Namun secara spesifik tujuan penelitian ini bertujuan umtuk memperoleh informasi dan kejelasan tentang:
1.      Kegiatan Ekstrakurikuler Siswa pada Mata Pelajaran di kelas.
2.      Aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran di kelas.
3.      Pengaruh yang signifikant antara kegiatan terhadap aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran di kelas.

b)      Kegunaan Penelitian
Adapun manfaat penelitian ini dapat peneliti rangkum kedalalam 2 bagian yaitu:
1.      Manfaat Praktis
Memberikan sumbangan pemikiran dalam rangka pengembangan ilmu pendidikan terutama dikaitkan dengan hal-hal yang mempengaruhi keberhasilan belajar anak.
1.2. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai sumbangan pemikiran dalam rangka penyempurnaan konsep maupun implementasi praktik pendidikan sebagai upaya yang strategis dalam pengembangan kualitas sumberdaya manusia.
2.      Manfaat Teoritis
2.1.Secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan yang bermanfaat bagi guru sebagai bahan evaluasi sekaligus sebagai masukan dalam meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler yang dapat mempengaruhi secara positif terhadap aktivitas belajar siswa di kelas.














BAB II
KERANGKA TEORI DAN KERANGKA BERFIKIR

A.    Kerangka Teori

1.      Kegiatan Ekstrakurikuler
a.       Pengertian Ekstrakurikuler
Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilaksanakan disekolah atau dilingkungan masyarakat untuk menunjang program pengajaran. Berdasarkan pebgertian diatas, dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan tambahan yang dilaksankan diluar jam tambahan biasa dengan tujuan agar kegiatan tambahan tersebut dapat membantu siswa untuk memahami, menghayati, dan mengerti dengan memperhatikan tuntunan untuk menghormati orang lain dalam hubungan bermasyarakat.
b.      Prinsip-prinsip Program Ekstrakurikuler
Dengan berpedoman pada maksud dan tujuan kegiatan ekstrakurikuler disekolah maka dapat dikemukakan prinsip-prinsip kegiatan ekstrakurikuler. prinsip kegiatan ekstrakurikuler adalah sebagai berikut:
1.      Semua siswa, guru dan personil administrasi sekolah hendaknya ikut serta dalam usaha meningkatkan program.
2.      Kerjasama dalam team adalah fundamental.
3.      Perbuatan untuk partisipasi hendaknya dibatasi.
4.      Proses lebih penting dari pada hasil.
5.      Program hendaknya memperhitungkan kebutuhan khusus sekolah.

2.      Aktivitas Belajar Siswa
a.       Pengertian Aktivitas Belajar Siswa
Aktivitas belajar merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menghasilkan perubhan pengetahuan-pengetahua, nilai-nilai sikap, dan keterampilan pada siswa sebgai latihan yang dilaksanakan secara sengaja.
b.      Jenis Aktivitas Belajar Siswa
Berdasarkan pengetahuan tentang prinsip-prinsip diatas, diharapkan kepada guru untuk dapat mengembangkan aktivitas siswa. Diatas jenis-jenis aktivitas yang dimaksud dapat digolongkan menjadi:
a)      Visual Activities, yaitu segala kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas siswa dalam melihat, mengamat, dan memperhatikan.
b)      Oral Activities, yaitu aktivitas yang berhubungan dengan kemampuan siswa dalam mengucapkan, melafazkan, dan berfikir.
c)      Listening Aktivities, aktivitas yang berhubungan dengan kemampuan siswa dalam berkonsentrasi menyimak pelajaran.
d)     Motor Activities, yakni segala keterampilan jasmani siswa untuk mengekspresikan bakat yang dimilikinya.
B.     Kerangka Berfikir
Berdasarkan gambar diatas maka akan diketahui apakah ada pengaruh yang ditimbulkan kegiatan ekstrakurikuler (variabel x), terhadap aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran (variabel y). Lalu dengan diketahui pengaruhnya sehingga memungkinkan kemudahan bagi guru untuk menyusun rencana kerja yang berkaitan dengan kegiatan ekstrakurikuler tersebut.













BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

A.    Sasaran, Waktu dan Lokasi Penelitian
Yang menjadi sasaran pada penelitian ini adalah sisiwa SMA di Jakarta Timur, alasan memilih siswa SMA dikarenakan faktor lokasi dan keadaan dimana penelitian merasa perlu melakukan penelitian ini. Rencana dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan penelitian ini selama 2 minggu.
B.     Metodologi Penelitian
Untuk menemukan Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Aktivitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran, dengan unsur pokok yang harus ditemukan sesuai dengan butir-butir rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, maka digunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan determinatif yaitu dengan mencari pengaruh yang ditimbulkan oleh kegiatan ekstrakurikuler terhadap mata pelajaran oleh siswa SMA.
C.    Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel
1. Populasi
Populasi merupakan keseluruhan subjek sebagai sumber data yang meminlki cirri-ciri/karakteristik tertentu dalam suatu penelitian. Karakteristik dalam penelitian ini adalah; (a) siswa kela 1A, 1B dan 1C, (b) bukan siswa pindahan, dan (c) bukan siswa tidak naik kelas. Berdasarkan karakteristik tersebut maka jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 146 orang.
Distribusi Siswa Kelas 1
Di SMA Angkasa

NO
KELAS
JUMLAH SISWA
1
1A
48
2
1B
49
3
1C
49
TOTAL
146
2. Sampel
Untuk menetapkan besarnya jumlah sampel, peneliti akan menggunakan Nomogran Hari King dengan tingkat kesalahan 5 %. Berdasarkan ketentuan tersebut, diperoleh sample sebesar 51 (0,35 x 146 = 51,1 dibulatkan menjadi 51). Untuk menentukan sample pada masing-msing kelas peneliti menggunkan perhitungan persentase yang lebih lengkap dapat dilihat dalam tabel berikut:

NO
KELAS
POPULASI
SAMPEL
KETERANGAN
1
1A
48
17
Sampel diperoleh dari hsil perkalian seperti contoh 48 x 51: 146 = 16,77 dibulatkan menjadi 17 orang
2
1B
49
17
3
1C
49
17
JUMLAH
146
51


Teknik sampling yang akan peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling maksudnya adalah teknik yang memberikan kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sample. Selanjutnya untuk penentuan sample yang digunakan adalah teknik sistematik random sampling. Alasannya karena peneliti mengetahui nama atau identifikasi dari satuan-satuan individu populasi melalui daftar hadir siswa dimasing-masing kelas.
D.    Instrument Penelitian (termasuk uji coba instrumen)
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan instrument yaitu berupa kuesioner untuk mendapatkan hasil-yang akurat. Adapun contoh-contoh kuesionernya yaitu:
1. Pernahkah anda mengikuti kegiatan ekstrakulikuler?
A. Pernah B. Tidak Pernah C. Belum pernah
2. Berpakali dalam satu semester anda mengikuti kegiatan ekstrakulikuler?
A. Tidak Pernah B. 1 kali C. 2 kali
3. Bagaimana prestasi belajar anda setelah mengikuti kegiatan Ekstrakulikuler ini?
A. Naik B. Tetap C. Turun

E.     Teknik Pengumpulan Data
Untuk mendapatkan data yang berkaitan dengan kegiatan ekstrakurikuler pada mata pelajaran PAI maka peneliti akan menggunkan teknik langsung terjun kelapangan yang berupa observasi. Karena dengan instrument pengumpulan data semacam ini peneliti rasa data yang akan dikumpulkan lebih akurat bila kita mengamati sendiri apa yang akan terjadi dilapangan tersebut.
.



































DAFTAR PUSTAKA

Suryosubroto B, Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta,1997
Nasir, A Sahilun, Peranan Pendidikan Agama Terhadap Pemecahan Problem Remaja. Jakarta: Kalam Mulia, 2002
Arikunto, Suharsimi, Penilaian Program Pendidikan. Jakarta: Bina Aksara, 1988
Arikunto, Suharsimi, Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta, 1995
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Cet 3. Bandung : Alpabeta, 2007

No comments:

Copyright © @bang

Sponsored By: GratisDesigned By: Habib Blog